Biarlah Damai Tumbuh Bersama Kami!

Ada Harapan Di Bola Mata Kecil

Sari

Oleh,  Sari, peserta Peace and Green Community, pelajar kelas XI  MAN 1 Meulaboh, Aceh Barat

Pada saat diskusi, ketika giliran kelompok saya  menceritakan tentang pengalaman lapangan dan tentang apa-apa saja yang kami dapatkan, saya merasa ada yang sulit untuk saya utarakan. Banyak hal yang membuat saya merasa sulit untuk bicara. Perasaan saya sangat terharu.

Ada banyak hal yang melatarbelakangi mengapa saya merasa sulit untuk menceritakannya. Salah satu di antaranya adalah tentang pengalaman mengajar di Sekolah Negeri 2 Beutung Ateuh. Tiba-tiba saya meneteskan air mata. Hati saya merasa sangat terharu, melihat kemauan anak-anak Beutung Ateuh untuk bersekolah, walau saya melihat banyak hal yang kurang dan terbatas dalam keseharian hidup mereka.

Saya menjatuhkan air mata karena saya menyadari sungguh bahwa pendidikan merupakan sebuah kebutuhan, sebuah kesempatan yang tidak main-main untuk digeluti. Melihat keseriusan, semangat dan tekad anak-anak Beutung Ateuh dalam belajar dan mengejar ilmu, saya kemudian mendapatkan gambaran yang utuh tentang pendidikan itu sendiri.

Bagi saya bersekolah adalah kebutuhan dasar. Dengan semangat dan kemauan yang kuat untuk bersekolah, bukan hanya masa depan diri sendiri yang dipersiapkan tetapi juga masa depan kampung halaman, masa depan masyarakat Aceh, masa depan bangsa dan negara tercinta ini.

Inilah pengalaman yang sangat berkesan buat saya. Saya mengalami dan melihat secara langsung ada harapan yang besar dalam diri anak-anak di Beutung Ateuh untuk maju dan berkembang. Harapan besar yang terpancar dari bola mata kecil mereka.

Sebagai seorang pelajar yang sedang menempuh pendidikan, saya dan juga kawan-kawan yang lain diberikan banyak bekal pengetahuan setelah mengikuti kegiatan di Beutung Ateuh. Saya dan kawan-kawan tidak hanya diajarkan untuk peduli kepada sesama, peduli kepada keindahan alam, tetapi juga peduli kepada diri kami sendiri.

Saya dan kawan-kawan secara tidak langsung diajarkan untuk terus semangat dalam belajar, jangan cepat berputus asa, menggunakan waktu sebaik mungkin untuk meraih cita-cita yang diharapkan oleh banyak orang. Karena di pundak kami masa depan Aceh dibangun dan diarahkan ke arah yang lebih baik. Peace…….***

One response

  1. faisal

    saya sangat terkesan dengaan apa yang telah saya baca tentang beutong ateh, saya sangat kagum dengan apa yang telah kalian capai, saya seorang pengembara yang tinggal di beutong ateh slama 3 bulan,maaf cakap dalam mimpi pun ndak mau rasanya ke tempat seperti itu ndak mau namun oleh tugas mengantarkan saya ke beutong ateh sebagai seorang konsultan pengawas jembatan,sangat banyak yang saya dapati siana, untuk lebih lanjut mohon kunjungi face book saya dengan akun epifit_jantan@yahoo.com/faisal riza,terimakasih

    14 November 2010 pukul 8:39 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s