Biarlah Damai Tumbuh Bersama Kami!

Mari, Bangun Sikap Peduli

Oleh ‘Cicy’ Nursiah, Peserta Peace and Green Community, pelajar kelas X SMA Negeri 3 Meulaboh Barat

Semuanya berawal pada tanggal 22-26 Maret 2010, ketika saya mengikuti ANSOS (Analisis Sosial) di Beutong Ateuh yang bertema Pendidikan, Dalam waktu 4 hari, kami mendapat banyak masukan dan arahan dari tokoh masyarakat di Beutong Ateuh. Saya juga memperoleh berbagai pengalaman menarik dan unik di sana. Masing-masing pengalaman memiliki beragam hikmah yang dapat saya ambil.

Semua kegiatan yang kami lakukan memiliki keunikan tersendiri. Seperti halnya dengan kegiatan wawancara terhadap warga di Blang Pu’uk. Saat berwawancara, kami direspon dan diterima dengan baik oleh warga desa tersebut. Bagi saya ini menjadi pengalaman yang menyentuh. Pengalaman lain yang menyentuh adalah ketika kami diberi kesempatan oleh pihak Sekolah Dasar Negeri 2 Beutung Ateuh untuk berbagi pengetahuan di sekolah tersebut. Dalam kesempatan tersebut, kami berbagi pengetahuan dengan murid-murid berdasarkan bekal ilmu yang telah kami peroleh selama bersekolah.

Sungguh memprihatinkan kondisinya. Guru yang mengajar di sana hanya ada 8 orang. Di antara ke delapan guru tersebut hanya seorang saja yang telah menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan sisanya masih sebagai guru honorer. Guru yang telah menjadi PNS tersebut adalah kepala sekolah. Selanjutnya kelas tertinggi di sana yaitu kelas V. Hal itu terjadi karena sekolah tersebut baru dibuka pada tahun 2007. Dan murid yang ada adalah murid pindahan dari SDN 1 Meutong Ateuh di Kuta Teungoh.

Dan yang lebih memprihatinkan lagi mereka masuk sekolah pukul 09.00. Dan pada 09.30 baru mulai untuk belajar. Dengan pakaian seadanya, walaupun sobek, kusut, bahkan kotor, mereka tetap menggunakannya untuk sekolah, dan bahkan ada yang tidak memakai sepatu. Jadi sebagian di antara mereka menggunakan sandal untuk bersekolah. Saya dan teman-teman sangat prihatin dengan kondisi mereka.

Kondisisnya jauh berbeda dengan sekolah yang ada di kota Meulaboh, dan kota-kota lainnya di Aceh. Kalau di kota Meulaboh, masuk sekolah pukul 08.00, dan pada jam tersebut semua siswa/i harus berada di dalam kelas untuk siap belajar. Pakaian yang digunakan pun indah dipandang mata. Dan pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor, bahkan ada yang diantar menggunakan mobil mewah oleh orang tuanya ke sekolah. Fasilitas yang terdapat di sekolah pun sudah memadai. Mulai dari alat mengetik elektronik atau komputer yang di lengkapi internet dan fitur-fitur yang lain. Kemudian berbagai alat praktik yang terdapat di dalam laboratorium. Sangat jauh berbeda dengan murid-murid yang ada di Beutong Ateuh. Walaupun pakaian mereka sobek, kusut, bahkan kotor sekalipun mereka tetap bersekolah. Sungguh besar minat dan kemauan mereka untuk sekolah.

Sedangkan kita yang di kota mengabaikan sekolah yang telah dilengkapi fasilitas yang memadai. Kita mengabaikannya dengan cara malas bersekolah alias bolos, tidak membuat PR, merusak fasilitas yang ada dan lain sebagainya. Entah apa yang ada dibenak kita. Kita tidak mensyukuri apa yang telah kiga dapatkan. Seandainya kita semua yang ada di kota mensyukuri apa yang kita dapatkan pasti kita bisa membantu mereka yang kurang beruntung.

Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Dari penglaman tersebut saya telah mengetahui bahwa sesuatu yang kita miliki harus kita syukuri.

Dengan pengalaman yang telah saya dapatkan, saya semakin tertarik untuk menngikuti kegiatan Peace and Green Community, sebuah kemunitas anak-anak dan remaja pelajar untuk mengekspresikan diri tentang perdamaian dan keadilan. Akhirnya dengan berbagai pengalaman yang saya dapatkan selama berada di Beutong Ateuh empat hari, saya berharap dapat mengambil hikmah yang bermanfaat bagi kehidupan dan masa depan saya dan juga dapat saya bagikan kepada orang lain.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s