Biarlah Damai Tumbuh Bersama Kami!

TARIK TAMBANG EMPAT ARAH DAN MAKNANYA Pengalaman di Suak Timah

Tarik tambang empat arah, belajar sama-sama menang

Tarik tambang empat arah, belajar sama-sama menang

Suatu hari seorang guru datang ke kelas X.1 untuk menawarkan formulir, ternyata formulir itu dari Sunspirit diberikan bagi siapa yang berminat untuk mengikuti Peace Education. Berawal dari ketertarikan pada hal-hal baru, saya pun tertarik untuk mencoba mengikuti Peace Education ini. Hitung-hitung untuk menambah pengalaman. Memang saya ataupun teman lain belum pernah mengikuti hal semacam ini. Jangankan mengikuti, mendengar pun belum pernah.

Peace Education atau Pendidikan Perdamaian ini mampu membuat sebagian dari kami betah mengikutinya. Namun sebagian lagi hanya numpang ikut, mereka ini terlihat tidak betah karena belum memahami tujuan peace education secara mendalam. Menurut saya, jika mereka memahami apa itu peace education sebenarnya, mereka pasti akan berebut mengikuti peace education ini. Mungkin karena temanya pendidikan perdamaian, mereka malas mengikuti hal-hal yang berbau pendidikan karena mereka berpikir itu akan sama dengan pelajaran di sekolah yang ada catatan, PR, dan latihan soalnya.

Membangun kerjasama melalui Reservoir di Pantai Suak Timah

Membangun kerjasama melalui Reservoir di Pantai Suak Timah

Peace Education yang sebenarnya, pada dasarnya belajar juga. Tapi bedanya peace education ini tidak ada yang namanya latihan soal atau PR seperti pelajaran di sekolah. Dalam peace education kita akan belajar sambil bermain. Permainan yang ada tersebut berkaitan dengan kejadian dan pengalaman kita setiap hari. Dengan tidak sengaja, kita telah melatih diri kita untuk menyelesaikan masalah dengan cara damai.

Seperti permainan yang kami mainkan di Pantai Suak Timah, Samatiga pada 9 Agustus 2009 lalu, yaitu tarik tambang empat arah. Memang belum ada di antara kami yang pernah memainkan permainan ini, jadi kami agak bingung. Ternyata makna permainan ini adalah agar kita berbagi kemenangan agar tidak ada yang merasa kalah, semua akan merasakan kemenangan. Berbagi kemenangan itu dengan lawan kita. Karena namanya tarik tambang empat arah maka ada empat kelompok. Dan dimainkan empat putaran. Jadi kalau semua kelompk mau berbagi kemenangan dengan kelompok lain maka keempat kelompok itu bisa 1 kali menang. Agar ini bisa terjadi semua kelompok harus mau berkompromi dengan lawannya. Tapi karena waktu itu kami tidak tahu kalau harus berkompromi maka tidak ada kelompok yang mau berkompromi dengan lawannya. Akhirnya setelah empat putaran, ada kelompok yang menang dan ada kelompok yang kalah. Inilah salah satu pengalaman kami di peace education, belajar untuk sama-sama menang dengan jalan kompromi dengan lawan.

by: Ady Novanta

Siswa SMAN 2 Meulaboh, Aceh Barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s