Biarlah Damai Tumbuh Bersama Kami!

PENDIDIKAN PERDAMAIAN DALAM ISLAM

PENDIDIKAN PERDAMAIAN DALAM ISLAM

Imran Daoed, SHI

 

kumpulan) bintang di langit, dan menempatkan

pada obor dan bulan yang berkilauan.

Ia pulalah yang menjadikan pergantian malam dan sianguntuk orang yang mau bertazakkur.

Hamba Tuhan adalah mereka yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan ketika orang jahil

Berbicara dengannya,mereka menjawab salam-damai (al-Furqan: 61-63

 

Pendidikan dalam Islam sendiri mempunyai tiga tahapan proses yaitu pertama, membaca baik yang terlihat maupun yang abstrak seperti keadaan sosial kehidupan dan alam sekitarnya, kemudian  kedua, mensucikan diri dari segala perbuatan yang tidak baik serta, ketiga, mengajarkan pedoman hidup yang sesuai ajaran Islam sendiri.

Selain itu  Islam juga mengajarkan tujuan dari pendidikan antara lain dapat memberikan gambaran Islam dengan benar (ash-shahih) dan menyeluruh (syamil): Islam dijadikan sebagai pedoman hidup (minhajul hayah)serta mampu melakukan interaksi dengan Islam secara ke dalam (dakhilf), seperti keyakinan (I’tiqad) yang membentuk dasar hidup, pemikiran (al-fikr) membentuk persepsi (al-fikrah), perasaan (asy-syu’ur) membentuk rasa (dzauq).

Ketiganya menghasilkan kemauan yang kuat (al-azam).Secara keluar (al-khariji), seperti penampilan (as-simaat) membentuk sikap (al-mauqif), tingkah laku (as-suluuk) membentuk amal (al-amal). Keduanya mencerminkan akhlak yang baik (al-khulqu salim).

Pergerakan (harakah) mempunyai dua bentuk yaitu, pertama, peningkatan keilmuan dan mengembangkan moral, hal ini dilakukan dalam tarbiyah untuk meningkatkan kapasitas pergerakan.  Kedua, melalui pengembangan atau perluasan seperti manuver, membina manusia, pergerakan dengan melakukan pengembangan untuk dapat menguasai lapangan da’wah. Harakah yang diamalkan akan membentuk pengalaman harakah yang dapat menciptakan kedamaian.

Tujuan lainnya dari tarbiyah adalah memperoleh tanggung jawab (mas’uliyah) terhadap Allah, secara syariat Islam berdasarkan fikih hukum. Secara struktural terhadap jamaah (ummat) berdasarkan fikih da’wah. Tarbiyah juga bertujuan untuk melakukan pengembangan kemampuan menyeluruh (kafaah) yaitu melalui da’wah, ilmiah, dan fanniyah (keterampilan). Yang bertujuan untuk kesejahteraan ummat manusia.Tanggung jawab dari semua ini disesuaikan dengan kebutuhan jamaah yang sangat mencintai kedamaian.

Dalam nazam Aceh juga diajarkan melalui syairnya yaitu;

                                  

Tabri saleum Nabi khuen sunat,

Jaroe tameumat tanda mulia

Meumat jaroe dengoen khidmat,

Nyan keuh alamat tanda bahgia

Meumat jaroe makna jih le that,

Damee alamat peukap Syeda

Islam sendiri juga mempunyai misi perdamaian yang universal serta membawa rahmat bagi sekalian alam (al-Ambia,107), pendidikan perdamaian dalam Islam sudah di ajarkan dari semenjak lahir pada saat mengayun anak yaitu melalui Dodaidi dengan syair-syair bernuasa Islam dan kental dengan pesan-pesan moral.

Adapun output pendidikan dalam Islam , yang diharapkan adalah dapat menumbuhkan pengetahuan yang sesuai dengan ajaran islam serta dapat kemuliaan dari pengetahuan yang didapat dan juga menpunyai spirit atau kekuatan silaturrahmi antar sesama manusia sehigga dapat terjalin persatuan dengan semua dalam suatu lingkup kehidupan.

*Program Manager Pendidikan Perdamaian, SUNSPIRIT For Justice and Peace.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s